Tim Penyelamat Terhalang Salju dan Hujan dalam Pencarian Ratusan Orang Pasca Gempa M7,6 di Jepang

- 8 Januari 2024, 14:00 WIB
Akses jalan yang putus pasca gempa yang terjadi di awal tahun 2024 di Jepang.
Akses jalan yang putus pasca gempa yang terjadi di awal tahun 2024 di Jepang. /X/realjohnnyyu


Media Purwodadi – Tim penyelamat terhambat adanya salju dan hujan saat melakukan pencarian terhadap ratusan orang yang hilang akibat gempa berkekuatan M7,6 yang melanda Semenanjung Noto di Jepang bagian Tengah pada awal Tahun Baru 2024.

Gempa berkekuatan M7,6 yang melanda Jepang ini menyebabkan 160 orang tewas. Pasca bencana tersebut, tim terus melakukan pencarian para korban terdampak gempa ini.

Baca Juga: Sidang Pembacaan Vonis Kasus Dugaan Pencemaran Nama, Dua Terdakwa Dibebaskan dari Segala Dakwaan

Akan tetapi, kondisi salju menghambat upaya pemindahan para korban ke hotel atau penginapan di luar Prefektur ishikawa, di tengah potensi penyebaran covid-19 yang ada di pusat-pusat evakuasi.

Dilansir dari ANTARA, Pemerintah Prefektur Ishikawa mendata, korban tewas akibat gempa tersebut mencapai 161 orang pada Senin, 8 Januari 2024. Sementara, 103 orang masih belum ditemukan.

Baca Juga: PKH Cair di Bulan Januari 2024, Berikut Cara Cek Mandiri untuk Para Keluarga Penerima Manfaat

Badan  Meteorologi Jepang menjelaskan, untuk daerah yang terdampak bencana gempa tersebut terhambat salju yang menumpuk dengan ketebalan 13 centimeter di wilayah Suzu, 12 centimeter di wilayah Nanao dan 9 centimeter di Wajima pada pukul 08.00 waktu setempat.

Dikabarkan, lebih dari 2.300 orang di Prefektur tersebut terputus akses lantaran jalan-jalan yang rusak. Pada Minggu, 7 Januari 2024, otoritas setempat mendata lebih dari 28 ribu orang tinggal di tempat penampungan.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah