Direktur UNICEF Catherine Russell Ungkapkan Jalur Gaza Menjadi Tempat Berbahaya di Dunia Anak Anak

- 4 Desember 2023, 07:28 WIB
Situasi di Gaza yang saat ini berbahaya.
Situasi di Gaza yang saat ini berbahaya. /tangkapan layar Instagram @UNICEF./


Media Purwodadi – Direktur United Nations Children’s Fund (UNICEF), Catherine Russell memberikan statemen resmi terkait Jalur Gaza.

 

 



Pernyataan resmi tersebut dikatakan pada Jumat, 1 Desember 2023 lalu. Menurut Catherine Russell, saat ini Jalur Gaza menjadi tempat paling berbahaya di dunia anak-anak.

Catherine Russell mengatakan, setelah sepekan lamanya ada jeda dari kekerasan yang mengerikan, pertempuran kembali terjadi. Lebih banyak anak yang akan meninggal.

Baca Juga: Rumah Milik Guru PPPK di Kecamatan Klambu Tertimpa Pohon Jati, Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang

“Sebelum jeda, lebih dari 5.300 anak-anak Palestina dilaporkan tewas dalam 48 hari pemboman tanpa henti – angka tersebut belum termasuk banyak anak yang masih hilang dan diduga terkubur di bawah reruntuhan,” ujar Catherine Russell yang dikutip dari laman resmi UNICEF.

Catherine mengungkapkan, jika kekerasan kembali terjadi dan mencapai skala serta intensitas seperti itu, UNICEF berasumsi bahwa ratusan anak akan terbunuh dan terluka setiap hari.

“Dan jika kita tidak mampu memberikan air, makanan, obat-obatan, selimut, dan pakaian hangat kepada mereka yang membutuhkan, kita akan menghadapi bencana kemanusiaan,” ungkapnya.

Selama tujuh hari, ada secercah harapan bagi anak-anak di tengah mimpi buruk yang mengerikan. Lebih dari 30 anak disandera di Gaza telah dibebaskan dengan selamat dan berkumpul lagi bersama orang tua mereka.

“Dan jeda kemanusiaan memungkinkan peningkatan pengiriman pasokan penyelamat ke dan di seluruh Gaza. UNICEF dan mitra kami mampu meningkatkan operasi dan program secara signifikan. Dan kami dapat mulai menghubungkan anak-anak yang terpisah dengan keluarga mereka,” ungkapnya.

Peningkatan Akses

Catherine Russell mengungkapkan, saat ini UNICEF memerlukan peningkatan akses yang aman dan dapat diprediksi untuk menjangkau anak-anak yang terluka, terlantar dan trauma.

“Saat ini, kita memerlukan peningkatan akses yang aman dan dapat diprediksi untuk menjangkau anak-anak yang terluka, terlantar, dan trauma. Dan kita perlu memberikan bantuan kepada anak-anak yang rentan terhadap cuaca dingin dan basah yang telah tiba,” ungkapnya.

Baca Juga: Kode Redeem Genshin Impact Senin, 4 Desember 2023: Update Terbaru Dapatkan Item Ekslusif dari Mihoyo

Catherine Russell juga menyerukan bahwa anak-anak yang berada di bawah tekanan perang di Jalur Gaza ini membutuhkan gencatan kemanusiaan yang langgeng.

“Anak-anak membutuhkan gencatan senjata kemanusiaan yang langgeng. Kami menyerukan semua pihak untuk memastikan bahwa anak-anak dilindungi dan dibantu, sesuai dengan kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional,” tegasnya.

 

 



“Semua anak di Negara Palestina dan Israel berhak mendapatkan perdamaian dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Catherine Russell.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya

Sumber: UNICEF


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah