Presiden Jokowi Umumkan PPKM Level 4 Diperpanjang Dengan Penyesuaian di Sejumlah Sektor

- 26 Juli 2021, 05:05 WIB
Presiden Jokiwi umumkan perpanjangan PPKM level 4, 26 Juli hingga 2 Agustus 2021
Presiden Jokiwi umumkan perpanjangan PPKM level 4, 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 /Dok. BPMI Setpres/


Media Purwodadi – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan masa penerapan kebijakan PPKM Level 4 diperpanjang.

Menurut Jokowi, penerapan kebijakan PPKM level 4 diperpanjang mulai tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Pengumuman perpanjangan PPKM level 4 ini, disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi dari Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 25 Juli 2021.

Baca Juga: 27 Exit Tol Jateng Dibuka Mulai Pukul 18.00 WIB, 244 Titik Penyekatan Tetap Berlaku

Perpanjangan PPKM level 4 diambil Presiden Jokowi beserta jajarannya dengan mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021,”

“Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” lanjut Jokowi.

Dalam masa perpanjangan PPKM level 4 nanti terdapat sejumlah penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah antara lain sebagai berikut:

1.    Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat;
2.    Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00, dimana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah;
3.    Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah;
4.    Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

Baca Juga: Kualitas Bagus, Beras Bantuan Sosial Untuk 117.575 Keluarga Penerima Manfaat Langsung Disalurkan

“Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko (menteri koordinator) dan menteri terkait,” lanjutnya.

Menurut Presiden Jokowi, saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.

Penambahan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa.

Meski demikian, Jokowi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini dan tetap waspada menghadapi varian delta yang sangat menular.

“Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat dan pada saat yang sama, aspek sosial ekonomi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan,” imbuhnya.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga telah menyalurkan bansos untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil.

Secara khusus Presiden Jokowi juga meminta kepada para menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah maksimal dalam usaha perlindungan masyarakat.

Yaitu membagikan vitamin, suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, serta dukungan pengobatan di rumah sakit.

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular.

Oleh karena itu, Presiden memerintahkan agar pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan lebih tinggi, diikuti dengan perawatan yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya. Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini.

“Dengan usaha keras kita bersama, insyaallah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” pungkas Presiden Jokowi.***

Editor: Agung Tri Wibowo

Sumber: BPMI Setpres


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x