Genangan Banjir di Sebagian Kota Purwodadi Berangsur Surut, Jalur Demak-Purwodadi Masih Tergenang Air

- 17 Maret 2024, 08:35 WIB
Situasi jalan Tendean Purwodadi, saat ini.
Situasi jalan Tendean Purwodadi, saat ini. /Media Purwodadi/Hana Ratri./


Media Purwodadi – Genangan banjir di wilayah Kota Purwodadi, Kabupaten Grobogan, berangsur surut, sejak Minggu 17 Maret 2024, dinihari. Beberapa ruas jalan di Kota Purwodadi sudah dilewati oleh kendaraan.

Sementara di wilayah Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, banjir masih menggenangi beberapa tempat, seperti di Perumahan Ayodya Klaster Ramayana. Hingga saat ini, kondisi genangan air masih stabil.

Salah satu warga yakni Ari Hartanta mengatakan, sudah hampir empat hari, genangan air terjadi di lingkungan perumahan tersebut.

Baca Juga: Pejuang Semakin di Depan M Faerozi dan Arai Agaska Kejutkan Gelaran AARC 2024 di Sirkuit Buriram Thailand

“Jadi belum seluruhnya banjir di Purwodadi ini sudah surut. Masih ada yang belum surut, salah satunya di perumahan saya ini di Ayodya 2,” ujar Ari.

Dari data pantauan DAS Lusi Pos Menduran, elevasi Sungai Lusi berangsur turun sejak pukul 01.00 WIB.  Hingga pukul 07.00 WIB, ketinggian Sungai Lusi berada pada elevasi 9,98 dari 10,1 pada pukul 06.00 WIB. Meski demikian, status masih AWAS.

Kondisi banjir di Perumahan Ayodya 2 Purwodadi, Minggu 17 Maret 2024.
Kondisi banjir di Perumahan Ayodya 2 Purwodadi, Minggu 17 Maret 2024.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Masrikan menjelaskan, kondisi jalan R Suprapto dan Jalan Ahmad Yani, Purwodadi sudah tidak ada genangan dan sudah bisa dilalui kendaraan.

Sementara untuk jalan DI Panjaitan ketinggian air masih 30 centimeter, namun sudah bisa dilewati. Sementara di Tugu Adipura Purwodadi masih terjadi banjir dengan ketinggian 10-20 centimeter, tetapi masih bisa dilewati.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Masrikan, saat melaporkan kondisi terkini di Jalan A Yani, Nglejok, Purwodadi.
Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Masrikan, saat melaporkan kondisi terkini di Jalan A Yani, Nglejok, Purwodadi.

Banjir di Bugel

Sementara itu, genangan banjir masih terlihat di Desa Bugel, Kecamatan Godong, yang merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak.

Dari data Pusdalops BPBD, kondisi saat ini arus lalu lintas ada kemacetan di Jalan Raya Purwodadi-Semarang. Di pemukiman, ketinggian air mencapai kurang lebih satu meter dan sebanyak 120 rumah warga terdampak banjir.

Sementara itu, Kapolsek Godong, AKP Bambang Jumena saat dikonfirmasi mengatakan, banyak warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing saat terjadi banjir. Beberapa diantaranya, ada yang mengungsi di rumah saudara mereka.

“Ada yang bertahan, ada yang mengungsi di tempat saudaranya,” ujar AKP Bambang Jumena, Sabtu, 16 Maret 2024 malam.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah