Pesan Persatuan dari Grobogan Tentang Hari Lahir Pancasila

- 1 Juni 2021, 06:25 WIB
Pesan Persatuan dari Grobogan di Hari Lahir Pancasila. Bupati Sri Sumarni saat periksa tensi di RSUD Purwodadi. Media Purwodadi/ Wahyu Prabowo
Pesan Persatuan dari Grobogan di Hari Lahir Pancasila. Bupati Sri Sumarni saat periksa tensi di RSUD Purwodadi. Media Purwodadi/ Wahyu Prabowo /

 

Media Purwodadi- Pesan persatuan diantara perbedaan terungkap dari Kabupaten Grobogan di Hari Lahir Pancasila.

Pancasila yang juga disyukuri sebagai benteng pemersatu bangsa mampu menyatukan kemajemukan.

Moment hari Lahir Pancasila, menjadi bagian untuk tertap menjaga rasa saling menghormati dan semangat kebersamaan yang terimplementasi dalam bentuk gotong royong.

 Baca Juga: Pecat dan Potong TPP, Ini Cara Walikota Semarang Hendrar Prihadi Hukum Pegawai Pemkot Semarang Yang Bandel

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengajak masyarakat untuk meningkatkan semangat kebersamaan pada Hari Lahir Pancasila terutama di masa pendemi Covid-19.

“Bersama-sama saling menghormati bermacam agama, beragam budaya dan bisa saling bahu-membahu, gotong royong terutama menangani musibah covid-19,” ungkapnya ditemui usai rapat paripurna dinkantor DPRD Kabupaten Grobogan.

Dihari lahir Pancasila diharapkan makin dipupuk rasa saling menghormati antar masyarakat di Grobogan. Semangat kebersamaan yang telah muncul dimasyarakat hendaknya terus dijaga.

 Baca Juga: Diminta Buka Masker, Hotman Paris Memilih Mundur Jadi Host, Bagaimana Ceritanya?

Tidak saja dalam membangun, semangat kebersamaan yang diimplementasikan dalam gotong royong juga banyak ditemui disemua sektor kegiatan masyarakat.

“Pancasila juga menjadi pemersatu bangsa. NKRI harga mati,” tambahnya.

Pesan persatuan di hari lahir Pancasila juga diungkapkan, Denny Septivian anggota DPRD Provinsi Jateng Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melihat Pancasila bukan agama, tidak betentangan dengan agama, dan tidak digunakan untuk menggantikan kedudukan agama.

“Maka, Mari kita jaga toleransi, integrasi, dan sinergisme di tengah kemajemukan yang ada. Selamat Hari Lahir Pancasila!,” kata Denny.

 Baca Juga: Walikota Semarang, Selasa Hari Naik Angkutan Umum atau Daring. Jangan Naik Kendaraan Pribadi

Pancasila juga bagian yang mampu menyatukan berbagai perbedaan. Bagitu pun bagi masyarakat di Kabupaten Grobogan.

“Pancasila adalah kalimatun sawa. Titik temu antara suku, agama, etinis, ras, dan ragam identitas lainnya," tambah Denny.

Karenanya, menjaga Pancasila adalah dalam rangka menegakkan agama yang penuh kasih sayang sekaligus adil bagi semua.

Editor: Wahyu Prabowo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah