Kartu Nikah Digital, Inovasi Baru Kementerian Agama Untuk Gantikan Kartu Nikah Fisik

- 9 Agustus 2021, 20:05 WIB
Kartu nikah digital, inovasi terbaru dari Kemenag
Kartu nikah digital, inovasi terbaru dari Kemenag /dok. kemenag.go.id/


Media Purwodadi – Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) selenggarakan acara “Curhat Seputar Kartu Nikah dan Buku Nikah”.

Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan akun YouTube Ditjen Bimas Islam TV tersebut diikuti Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh, dan masyarakat umum.

Dalam acara tersebut disebutkan bahwa mulai bulan Agustus 2021 ini, Kemenag tidak lagi menerbitkan Kartu Nikah dalam bentuk fisik.

Baca Juga: Jaring Plasma Konvalesen, Gedor Lakon di Jawa Tengah Bisa Diaplikasikan di Provinsi Lain

Kemenag telah meluncurkan Kartu Nikah digital yang mulai dirilis pada akhir bulan Mei 2021 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Subdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA Ditjen Bimas Islam, Jajang Ridwan, Jumat, 6 Agustus 2021.

“Kami di Kementerian Agama memutuskan untuk menghentikan penerbitan Kartu Nikah fisik per Agustus 2021 ini,” jelas Jajang Ridwan.

Sebagai gantinya, Kementerian Agama telah meluncurkan Kartu Nikah digital oleh Gus Menag bersamaan dengan pencanangan 6 KUA Model di KUA Banjarnegara pada akhir Mei lalu,” terang Jajang.

“Menurut Jajang, penggantian Kartu Nikah fisik menjadi digital sudah sesuai dengan Surat Ditjen Bimas Islam B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait Penggunaan Kartu Nikah Digital,” imbuhnya.

Surat tersebut ditandatangani Plt. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Muhammad Adib Machrus.

“Dalam Surat Edaran Ditjen Bimas Islam tersebut dijelaskan bahwa mulai Agustus 2021 Kemenag tidak lagi menerbitkan Kartu Nikah secara fisik. Sementara Kartu Nikah fisik yang tersisa akan kita habiskan," ujarnya.

Jajang menjelaskan, layanan Kartu Nikahh digital bisa diakses di semua Kantor Urusan Agama (KUA) yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web). Menurutnya, saat ini hampir 100 persen KUA sudah bisa mengakses Simkah Web.

Baca Juga: Alami Depresi, Seorang Pria Asal Grobogan Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api Maharani Hingga Tewas

Cara mendapatkannya, pasangan calon pengantin harus mengisi formulir pendaftaran nikah melalui Simkah Web di www.simkah.kemenag.go.id.

Pasangan calon pengatin harus mengisi data-data dengan lengkap, termasuk nomor telepon, dan alamat email yang masih aktif.

Setelah pasangan pengantin tersebut selesai melaksanakan akad nikah, Kartu Nikah digital akan dikirim melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan melalui Simkah (sementara masih melalui email) dalam bentuk tautan atau ‘link’.

Jajang menambahkan, Kartu Nikah digital tidak hanya bisa dimiliki oleh pasangan yang baru nikah, melainkan juga diperuntukkan bagi pasangan yang sudah lama menikah.

Proses pengurusannya tak membutuhkan banyak syarat administrasi. Tahapan pengajuan Kartu Nikah dgital bagi pasangan lama meliputi:

1. Datang ke Kantor Urusan Agama tempat menikah.
2. Data pernikahan dimasukkan ke dalam web Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah).
3. Kartu Nikah digital akan dikirim melalui email dalam bentuk soft file.

Kartu Nikah digital merupakan layanan baru dari Kemenag untuk mempermudah pasangan pengantin membawa dokumen nikah.

Hadirnya dokumen Kartu Nikah dalam bentuk digital membuat pasangan pengantin tidak perlu repot membawanya berpergian.***

Editor: Agung Tri Wibowo

Sumber: kemenag.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah