Banjir Pasca Tanggul Jebol, Pemukiman Warga dan Jalan Raya di Desa Bugel Godong Tergenang

- 17 Maret 2024, 20:33 WIB
Air mengalir deras dari arah tanggul menuju ke pemukiman di RT 3 RW 3 Desa Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Minggu 17 Maret 2024.
Air mengalir deras dari arah tanggul menuju ke pemukiman di RT 3 RW 3 Desa Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Minggu 17 Maret 2024. /Media Purwodadi/Hana Ratri./

Media Purwodadi – Banjir yang terjadi di Desa Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, masih berlangsung hingga Minggu, 17 Maret 2024.

Dari pantauan di lapangan, aliran air sangat deras dari arah utara ke selatan, yakni dari arah tanggul hingga ke pemukiman warga.

Sebelumnya, banjir menggenangi jalan raya Godong-Demak, tepatnya di Desa Bugel, Kecamatan Godong dengan ketinggian air yang cukup tinggi itu berangsur surut.

Baca Juga: Jadwal Acara NET TV Senin 18 Maret 2024, Saurans di NET, Muslim Travelers, Tonight Show Spesial Ramadan

Namun, wilayah pemukiman warga masih terdampak banjir dengan ketinggian antara 25-30 centimeter. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Bugel, Wahid Kurniawan.

“Kondisinya masih banjir di wilayah Desa Bugel ini. Wilayah yang terdampak banjir ada lima RT di RW yang sama, yaitu RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, dan RT 8. Semuanya di RW 3,” jelas pria yang akrab disapa Wawan.

Wawan menjelaskan, pemukiman warga yang terparah berada di RT 3 RW 3, tepatnya di Kampung Moch Bakri. Aliran air yang deras dari dampak Tanggul Bugel yang jebol pada Jumat, 17 Maret 20

“Tanggul jebol sejak hari Jumat, kemudian airnya langsung mengalir ke pemukiman dan yang paling deras alirannya melewati gang pemukiman di sebelah timur SMP 1 Godong,” jelas Wawan.

Kepala Desa Bugel, Wahid Kurniawan.
Kepala Desa Bugel, Wahid Kurniawan.

Sebelumnya banjir juga menggenangi wilayah RT 5 dan RT 7 yang dikarenakan limpasan Sungai Jajar. Namun, pada hari Jumat, banjir menggenangi pemukiman warga yang ada di Desa Bugel ini. Kondisi tersebut berlangsung hingga saat ini.

Banjir tersebut juga menggenangi jalan penghubung antara Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak. Ketinggian air di jalan raya tersebut mencapai 80 centimeter. Namun, kondisi saat ini berangsur surut.

Dapat Bantuan

Warga di Desa Bugel yang terdampak banjir ini sebagian besar masih bertahan di rumah mereka. Untuk makan sehari-hari, mereka mengandalkan bahan yang masih ada di rumah dan dapur umum yang tersedia.

Baca Juga: Simak Penjelasan Penyaluran Bansos CBP Beras 10 Kilogam untuk KPM Berikut Ini

“Kemarin ada dapur umum dari Polsek Godong. Untuk sekarang, dapur umum dipusatkan di Masjid Muhammadiyah Godong. Untuk yang terdampak itu banyak ya, tetapi kalau dihitung per rumah itu ada 80 sampai 120 rumah yang terendam banjir,” tambahnya.

Pihaknya berharap, Pemkab Grobogan memberikan perhatian untuk warga Bugel yang terkena dampak banjir ini. Selain itu, Wawan juga berharap tanggul yang jebol segera dilakukan peninggian agar banjir tidak terjadi lagi di wilayah tersebut.

“Harapannya tanggul ditinggikan, banjir segera surut, aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa,” harap Wawan.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah