Warga Sekitar Sungai Lusi Mengungsi, Sebagian Kepala Keluarga Masih Bertahan di Tengah Banjir

- 15 Maret 2024, 18:19 WIB
Warga Kuripan yang masih bertahan meskipun elevasi Sungai Lusi meningkat sore tadi.
Warga Kuripan yang masih bertahan meskipun elevasi Sungai Lusi meningkat sore tadi. /Media Purwodadi/Hana Ratri./


Media Purwodadi – Ketinggian banjir yang menggenangi wilayah Kota Purwodadi bertambah. Warga yang tinggal di sekitar Sungai Lusi berbondong-bondong mengungsi ke tempat pengungsian yang disediakan.

Beberapa posko pengungsian yang terdapat di Kota Purwodadi ini diantaranya di Pendopo Kabupaten Grobogan, Gedung MWCNU Grobogan dan beberapa tempat lain yang bangunannya tinggi.

Titik lokasi banjir di Kota Purwodadi meliputi di wilayah Kemasan, Jajar, Jetis, Jengglong, Jagalan, Alun Alun Purwodadi, Kompleks Setda Kabupaten Grobogan, Brambangan, Cempaka, Kartini, Banaran, Palembahan, dan Kuripan.

Baca Juga: Berikut Langkah-Langkahnya! Cara Keluarga Penerima Manfaat Cek Status Bansos PKH

Beberapa warga diantaranya ada yang masih bertahan di rumah mereka meskipun ketinggian air semakin meningkat. Salah satunya Khabib, warga Kuripan, Kota Purwodadi.

“Selama saya tinggal di Kuripan, baru pertama kali ini merasakan banjir meluap. Warga yang berada di tepian Sungai Lusi terpaksa mengungsi. Saya termasuk yang masih bertahan. Istri hamil dan masih merawat bapak yang sudah sepuh. Sempat sahur tadi dengan lauk seadanya. Sore ini, Alhamdulilah dapat bantuan nasi bungkus untuk keluarga buat buka puasa,” ujar Khabib, Jumat 15 Maret 2024.

Dikatakan Khabib, subuh air belum masuk ke area rumahnya yang berada di gang kecil. Menjelang siang, air semakin meningkat hingga memasuki gang masuk rumahnya.

“Saya tinggal sebentar buat liputan di luar, pas kembali ke rumah kok malah rumah saya sudah tergenang banjir. Semoga air segera surut,” ujar Khabib.

Khabib menerangkan, ia termasuk dari 355 KK yang tinggal di lingkungan Kuripan. Menurutnya, sempat reda semalam, setelah empat hari lamanya wilayah Kota Purwodadi diguyur hujan. Namun, elevasi Sungai Lusi kian meningkat menyebabkan banjir menggenangi berbagai wilayah di Kota Purwodadi.

“Ini sudah mendung lagi, tapi kami berharap semoga segera surut,” harap Khabib, yang merupakan warga RT 1 RW 7 Kuripan ini.

Pantau Banjir

Sebelumnya, Bupati Grobogan Sri Sumarni melakukan pemantauan lokasi banjir di Dusun Bondo, Desa Getas, Kecamatan Getasrejo, Kabupaten Grobogan, Jumat 15 Maret 2024.

BPBD Grobogan sendiri selain mengupayakan evakuasi korban yang terdampak banjir, juga telah menyalurkan bantuan logistik untuk warga.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih mendampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni saat mengecek lokasi banjir di Getasrejo, Grobogan.
Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih mendampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni saat mengecek lokasi banjir di Getasrejo, Grobogan.
Baca Juga: PMI Grobogan Bersama BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir ke Lokasi Aman

Sementara, petugas Sat Lantas Polres Grobogan melakukan pengaturan jalan di wilayah yang tergenang banjir. Di jalan R. Suprapto, petugas kepolisian berjaga di ujung selatan jalur tersebut. Mereka meminta pengendara untuk berhati-hati. Pasalnya, jalur tersebut diberlakukan dua arah.

“Ini jalan R Suprapto sementara waktu diberlakukan dua arah karena Jalan DI Panjaitan sampai Jalan Hayam Wuruk tergenang banjir. Selain itu di Jalan Untung Suropati juga tergenang banjir. Kami minta pengendara sepeda motor untuk memastikan kendaraannya karena banjir yang tinggi ini,” jelas Kanit Kamseltibcar, Ipda Agus Salim.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah