Banjir Jilid Dua di Kota Purwodadi, Ribuan KK Terdampak dan Pasien Rumah Sakit Diungsikan

- 15 Maret 2024, 09:34 WIB
Kondisi banjir di Jalan R Suprato Purwodadi, tepatnya di depan RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.
Kondisi banjir di Jalan R Suprato Purwodadi, tepatnya di depan RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. /Media Purwodadi/dok Bagus./


Media Purwodadi – Wilayah Kota Purwodadi, Kabupaten Grobogan, terkepung banjir. Banjir jilid dua tersebut sudah terjadi sejak Kamis, 14 Maret 2024 dan meluas hingga ke berbagai daerah. Sebelumnya, banjir besar serupa terjadi pada Rabu 7 Februari 2024. Namun, kali ini lebih besar.

Beberapa wilayah yang terendam banjir diantaranya Lingkungan Banaran, Jagalan, Jengglong, Jetis, Palembahan, Glugu, Yos Sudarso, Kartini, Setda Kabupaten Grobogan, Alun Alun Purwodadi, Brambangan, Kemasan, Jajar, serta Kuripan.

Di wilayah Kelurahan Purwodadi, banjir terjadi di Lingkungan Banaran, Jagalan, Jengglong, Jetis, Palembahan, Glugu, Yos Sudarso, Kartini, kompleks Setda Grobogan, Alun-Alun Purwodadi, Pasar Induk Purwodadi, dan R Suprapto. Selain itu juga di Glugu, Banaran dan Palembahan.

Baca Juga: Hasil Liga Europa: AC Milan dan Leverkusen Lolos, Liverpool Bantai Sparta Praha, 4 Gol Dalam 14 Menit

Menurut Kepala Kelurahan Purwodadi, Agus Purwanto, banjir kali ini lebih tinggi dibandingkan bulan Februari 2024. Data sementara, ada 4.317 KK yang terdampak banjir.

“Dari 23 RW yang ada di Kelurahan Purwodadi ini, total 4.317 KK terdampak banjir. Air menggenangi seluruh pemukiman dan jalan raya seperti R. Suprapto, Hayam Wuruk, DI Panjaitan, Jalan A Yani, Jalan Katamso, MT Haryono, Kartini, Gatot Subroto, Yos Sudarso, Jenderal Sudirman,” jelas Agus Purwanto.

Dari 4.317 KK yang terdampak, paling banyak warga yang terdampak banjir di Jalan R Suprapto, tepatnya di pemukiman belakang Mini Mall Surya Laksana dan Pasar Swalayan Luwes.

“Untuk KK yang terdampak paling sedikit ada di Cempaka RW 13 dan di RW 23 itu di Perumahan Petra Griya. Ada warga kami di Petra Griya yang meninggal dunia dan rencana akan dimakamkan di Sambak Indah,” ujar Agus Purwanto.

Baca Juga: DAKGAR Kasat Mata di Simpang Lima Purwodadi, Polisi Temukan Banyak Pengendara Tidak Bawa SIM dan STNK

Pasien Diungsikan

Banjir dengan ketinggian lebih besar ini juga menggenangi RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Humas RS Panti Rahayu Yakkum, Saryoto, mengatakan, banjir menggenangi rumah sakit tersebut sejak semalam.

“Kemasukan air setinggi kurang lebih 80 centimeter. Berdasarkan pengamatan, setiap 30 menit air bertambah 2,5 centimeter. Pasien di tiga ruang, seperti Durian, Anggur dan Strawberry sudah dievakuasi. Ini banjir kedua di tahun 2024. Setelah sebelumnya, pada Februari 2024 lalu. Tapi kali ini lebih besar,” ujar Yoyok, sapaan akrabnya.

Ketiga ruangan tersebut berada di bangunan lama. Sementara pasien lainnya tetap kondisi aman karena berada di ruangan yang lebih tinggi, seperti di ruang Sunkist dan Markisa. ***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah