Viral, Kasir Minimarket Tuntun Bocah Top Up Game Online 800 Ribu Untuk Berikrar

- 23 Mei 2021, 17:36 WIB
ILUSTRASI - Kasir Minimarket Buat Kesepakatan dengan Bocah Pembeli Top Up Game Online hingga Rp 800 Ribu.
ILUSTRASI - Kasir Minimarket Buat Kesepakatan dengan Bocah Pembeli Top Up Game Online hingga Rp 800 Ribu. /PIXABAY/

Media Purwodadi - Salah satu minimarket telah membuat kesepakatan dengan bocah pembeli top up game online senilai Rp 800 ribu.

Kasir minimarket tersebut belajar dari kasus sebelumnya yang pernah viral yaitu orang tua mengamuk karena anaknya dilayani saat membeli top up game senilai Rp 800 ribu.

Di minimarket tersebut menjadikan kasus sebelumnya yang pernah viral, sebagai pembelajaran agar tidak disalahkan orang tua anak-anak.

Barang bukti yang ada yakni video dari sebuah Instagram dari akun @tante_rempong_ pada Sabtu, 22 Mei 2021.

Baca Juga: Ganjar Tak Diundang Dipuncak HUT PDI Perjuangan, Dikota Semarang

“Bocah epep top up sampai Rp 800.000,- awas nanti orang tuanya ngamuk,” tulis Official Tante Rempong yang dikutip dari PikiranRakyatTasikmalaya.com yang berjudul Trauma Kasus Bocah Top Up Game Online Rp800 Ribu, Kasir Minimarket Buat Kesepakatan dengan Bocah.

Dalam video tersebut terlihat, kasir minimarket menuntun bocah tersebut berikrar pernyataan pembelian top up game online atas kemauan sendiri.

“Bahwasanya saya top up Rp800.000 atas kemauan sendiri, jadi kalau ada apa-apa dan bapakmu kemari, bukan salah kami,” kata kasir minimarket.

Sebelumnya sang bocah tidak mengakui bahwa top up game bukan untuk dirinya atau hanya karena disuruh orang lain.

Baca Juga: Aksi Bela Palestina, Rejeki Bagi Pedagang Yang Berjualan di Area Masjid Agung Tasikmalaya

“Bukan aku yang top up loh,” ujar bocah yang tidak diketahui identitasnya.

Akan tetapi pada akhirnya sang bocah juga menyetujui dan mengikuti ikrar kesepakatan dengan kasir minimarket.

Kasus sebelumnya, kasir minimarket diamuk orang tua yang anaknya kedapatan melakukan top up game online hingga Rp 800.000.

Bahkan meminta untuk pengembalian uang dan menyalahkan pihak kasir yang telah melayani anaknya. *** (Hafed Asad/PRTasikmalaya.com)

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya

Sumber: tasikmalaya.pikiran-rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah