Waduh! Caleg di Pekalongan Jadi Korban Penipuan Dukun, Uang Rp300 Juta Amblas

- 22 Februari 2024, 11:15 WIB
Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi menanyai tersangka penipuan seorang caleg di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi menanyai tersangka penipuan seorang caleg di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. /Media Purwodadi/dok Humas Polres Pekalongan

Media Purwodadi – Seorang caleg di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menjadi korban penipuan seorang dukun. Korban diiming-imingi perolehan suaranya di Pemilu 2024 akan bertambah.

Bahkan berdasar keterangan tertulis dari Humas Polres Pekalongan, akibat percaya dengan janji manis sang dukung, caleg perempuan tersebut mengalami kerugian Rp300 juta.

Polres Pekalongan, Jawa Tengah setelah melakukan penyelidikan akhirnya berhasil menangkap dua pelaku penipuan tersebut di Kabupaten Tangerang, Jawa Barat.

Baca Juga: Datangi Warga Terdampak Banjir Demak dan Kudus, Sat Brimobda Jateng Bagikan Paket Bansos

Pelaku tersebut berinisial S alias Muchlis (58) Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur dan R alias Gus Abin (35) warga Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Dalam keterangan tertulis, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi saat konfrensi pers, menyampaikan bahwa aksi penipuan yang menimpa korban berawal pada Kamis 8 Februari 2024 saat bertemu pelaku Gus Abin.

Korban dikenalkan dengan pelaku oleh temannya. Pada saat bertemu itulah pelaku menyampaikan mampu menambah perolehan suara korban pada saat Pemilu 2024.

Tak hanya itu, korban yang terlalu percaya juga dijanjikan jika uang yang diserahkan tersebut akan digandakan oleh pelaku. Sehingga disepakati tempat dan waktu untuk ritual dari si dukun.

Lakukan Ritual 

“Ritual akhirnya dilakukan di kamar rumah korban di Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Korban menyediakan uang Rp300 juta dan dijanjikan akan menjadi Rp3 miliar oleh pelaku,” jelas Kapolres Pekalongan.

Halaman:

Editor: Setiadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah