Kota Semarang Siap Gelar Summit Kota Sehat 2022, Hendi: Penerapan Prokes Ketat Jadi Prioritas

7 Maret 2022, 21:06 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan Kota Semarang siap menjadi tuan rumah Summit Kota Sehat 2022 /Humas Pemkot Semarang

Media Purwodadi - Kota Semarang menjadi tuan rumah gelaran Summit Kota Sehat 2022 yang bakal digelar pada 27-30 Maret mendatang.

Summit Kota Sehat Indonesia 2022 periode ke-lima ini mengambil tema “Healthy Cities for All" dengan melibatkan perwakilan Kementerian/Lembaga, 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, baik dari Pemerintahan maupun Forum Provinsi/Kabupaten/Kota Sehat se-Indonesia.

Forum ini akan melibatkan 649 peserta dan ditayangkan live streaming melalui YouTube bagi peserta yang tidak dapat hadir secara langsung di lokasi kegiatan.

Baca Juga: Sirkuit Internasional Mijen Jadi Tempat Percepatan Ekonomi Masyarakat Kota Semarang

Sejumlah nama dan tokoh penting sudah terkonfirmasi hadir menjadi narasumber dalam seminar offline Summit Kota Sehat 2022. Diantaranya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Apeksi, Dr. Bima Arya Sugiarto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta perwakilan Walikota dan Bupati se-Indonesia.

Tak hanya itu, pembicara internasional pun akan meramaikan acara. Diantaranya adalah Prof. Cordia Chu, B.Sc., Ph.D dari Griffith University (Australia), Prof. Eun Woo Nam, M.P.H., Ph.D.dari Yonsei University (Korea Selatan) dan Dr. Suvajee Good RA., SDH-HP dari World Health Organization (WHO) South East Regional Office (SEARO).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun menyatakan, Pemkot Semarang siap untuk menjadi tuan rumah pada event yang akan digelar secara hybrid itu.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menyatakan, sudah melakukan berbagai persiapan yang meliputi personil, agenda acara, keamanan, tenaga medis, hingga protokol kesehatan yang ketat.

Untuk itu, para peserta akan dilakukan screening secara ketat saat pendaftaran baik secara online maupun offline.

Hendi menyebut, persiapan matang dilakukan karena Kota Semarang ingin event tersebut bisa berjalan dengan baik, lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang dengan pihak penyelenggara Summit Kota Sehat sedang melakukan persiapan maksimal agar Summit Kota Sehat dapat berjalan dengan sehat, lancar dan sukses. Karena kota sehat merupakan bagian penting bagi pembangunan manusia Indonesia,” ujar Hendi, Senin 7 Maret 2022.

Berbagai proses mulai dari pendaftaran peserta, koordinasi panitia dilakukan secara online melalui website www.kotasehat.semarangkota.go.id, WA helpdesk 081327707711 serta koordinasi melalui 24 Liason Officer (LO) atau petugas penghubung.

Dalam website tersebut, para peserta bahkan dimudahkan dengan adanya menu yang menyajikan informasi mengenai tempat penginapan, sarana transportasi yang bisa digunakan, destinasi wisata maupun tempat belanja kuliner atau oleh-oleh di Kota Semarang.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat pun menjadi prioritas Hendi dalam penyelenggaraan Summit Kota Sehat.

Hal itu di antaranya dilakukan dengan penggunaan barcode untuk registrasi peserta, scan aplikasi Pedulilindungi, serta hasil swab antigen negatif dari peserta.

Baca Juga: Gagal Finish di Putaran Pertama, Veda Ega Pratama Akhirnya Kibarkan Merah Putih di IATC Qatar

Panitia juga memfasilitasi swab antigen di lokasi untuk registrasi peserta dan akomodasi kepulangan peserta pada hari terakhir kegiatan, 30 Maret mendatang.

“Forum ini juga harapannya dapat menjadi bukti sekaligus memotivasi penyelenggaraan kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan didukung Smart city pada era new normal,” imbuh Hendi.

Summit Kota Sehat 2022 ini akan mengagendakan sejumlah seminar dengan narsum tokoh penting yang berkomitmen dalam perwujudan tata kelola Kota Sehat.

Selain itu, digelar pula expo dari 14 stand unggulan Kota Sehat perwakilan kota kabupaten dan provinsi se-Indonesia, site visit ke 4 lokasi tatanan sehat di Kota Semarang, serta sharing sesión dan parallel event yang diikuti oleh wali kota dan direktur rumah sakit se-Indonesia.

Kegiatan ini mentargetkan adanya rekomendasi, pembentukan fórum komunikasi Kota Sehat Nasional serta pemilihan tuan rumah untuk ajang Kota Sehat selanjutnya.***

Editor: Andik Sismanto

Sumber: Humas Pemkot Semarang

Tags

Terkini

Terpopuler