Warga Grobogan Kena Tipu Jutaan Rupiah, Jadi Korban Penipuan Berkedok Promo Lewat Media Sosial

- 30 Juli 2022, 09:51 WIB
Ilustrasi penipuan lewat media sosial
Ilustrasi penipuan lewat media sosial /pixabay/geralt

Media Purwodadi – Seorang warga bernama Fauzi (26), warga Tlogowungu, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah jadi korban penipuan smartphone promo dari JNE.

Hal tersebut berawal dari sebuah akun yang menandai Fauzi di media sosial Facebook dan 100 akun lainnya pada penipuan berkeeok promo smartphone

Dalam postingan yang menandai dirinya tersebut disebutkan bahwa harga ponsel tersebut akibat adanya program promo smartphone dari JNE.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jawa Tengah, Sabtu 30 Juli 2022 : Mayoritas Cuaca Berawan di Berbagai Wilayah

Tergiur dengan smartphone harga murah tersebut, Fauzi kemudian segera menghubungi nomor yang tertera pada link via Whatsapp (WA) dengan si penipu.

Lewat pesan singkat Whatsapp, Fauzi memilih HP OPPO F11 Pro yang harga aslinya Rp4,5 juta.

Setelah dimintai mengisi formulir, Fauzi juga dimintai untuk mentransfer uang sebesar Rp 500 ribu.

Tidak hanya itu, dia kembali disuruh mengirim Rp 759 ribu dengan alasan ongkos kirim. Melihat hal tersebut, Fauzi sempat curiga namun tetap berpikir positif.

“Sebenarnya saya sudah curiga, saat disuruh transfer lagi untuk ongkos kirim. Masa ongkos kirim Rp750 ribu,” kata Fauzi pada Jumat, 29 Juli 2022.

Belum cukup sampai di situ, dia yang kini bekerja serabutan itu diminta transfer lagi hingga total Rp 3,2 juta ke nomor rekening tujuannya yakni rekening atas nama Hecilis Fatmawati.

Setelah transfer hingga total Rp3,2 juta, Fauzi baru sadar bahwa dia kena tipu. Sebab, setelah dilacak pemilik akun aslinya, ternyata sudah lama tidak buka Facebook.

Baca Juga: Jadwal SIM keliling hari ini Sabtu 30 Juli 2022 untuk wilayah Kota Semarang, Simak Lokasi dan Waktunya

“Saya akhirnya sadar, sudah ditipu akun itu. Harapannya semoga yang lain tidak kena tipu seperti saya. Ini jadi pelajaran,” imbuhnya.

Meski begitu, dia enggan melaporkannya kepada polisi.

Dia mengaku takut, karena korban mendapat informasi, sudah banyak yang kena tipu seperti dirinya sebelum musibah yang mengenai dirinya.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x