Kapolda Jawa Tengah Perintahkan Operasi Yustisi Diigalakkan di Kabupaten Kudus, Ini Alasannya!

- 4 Juni 2021, 14:40 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat memberikan arahan kepada para peserta apel.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat memberikan arahan kepada para peserta apel. /Humas Polda Jateng/

Media Purwodadi - Operasi yustisi akan digalakkan setiap pagi, sore dan malam di Kabupaten Kudus. Operasi ini digelar untuk pemulihan Kabupaten Kudus dari wabah Covid-19.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan, dalam operasi yustisi ini sudah diterjunkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Batalyon TNI dan Brimob serta elemen masyarakat untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus.

“Untuk itu, seluruh Babinsa, Bahbinkamtibmas, Bataiyon TNI dan Brimob, serta unsur elemen masyarakat, kita terjunkan, untuk melakukan penanganan covid di Kabupaten Kudus ini, serta melakukan vaksinasi masal. Kita akan pulihkan Kabupaten Kudus ini secara massal," ujar Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Operasi yustisi dan kegiatan PPKM Mikro di Kabupaten Kudus ini akan terus digiatkan setiap hari demi pemulihan Kabupaten Kudus dari Covid-19.

Baca Juga: 8 Water Canon Disiapkan di Kudus, Untuk Apa?

“Operasi Yustisi ini akan kita giatkan dan kita galakan pagi, siang dan malam. Pasukan sudah siap melakukan operasi ini, kalau perlu sanksinya sanksi sosial, yang akan kita berikan nantinya,” ujar Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Hal yang sama diungkapkan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto. Menurut dia, operasi yustisi yang digalakkan di Kabupaten Kudus ini sebagai tindak lanjut dari pemerintah pusat maupun provinsi dan kabupaten dalma upaya menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus.

“Kami turun langsung ke Kabupaten kudus ini, untuk mangecek dan memberikan arahan kepada TNI Polri serta elemen masyarakat, dalam kasus Covid di kudus ini. Karena kami ingin Kudus kembali Pulih dari Covid-19, dan kita juga siap melakukan operasi yustisi setiap hari," ujar Mayjen TNI Rudianto.***

Editor: Hana Ratri Septyaning Widya

Sumber: Humas Polda Jateng


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X