Viral, Video Kemarahan Bupati Alor Amon Djobo ke Staf Kementrian Sosial, Ini Penjelasan Mensos

- 2 Juni 2021, 22:56 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengklarifikasi terkait video Bupat Alor memarahi staf Kementrian Sosial yang viral di media sosial
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengklarifikasi terkait video Bupat Alor memarahi staf Kementrian Sosial yang viral di media sosial /Dok. Kementrian Sosial/


Media Purwodadi – Menteri Sosial memberikan klarifikasi terkait video kemarahan Bupati Alor Amon Djobo kepada staf Kementrian Sosial.

Dalam video yang viral di medsos tersebut, diduga kemarahan Bupati Alor dipicu oleh Program Keluarga Harapan (PKH) yang dibagikan melalui DPRD Alor, Nusa Tenggara Timur.

Dilansir dari laman resmi Kemensos, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, bantuan ke Kabupaten Alor terkait bantuan bencana, bukan Program Keluarga Harapan (PKH).

Pada saat bencana, Kementrian Sosial mengalami kesulitan menyalurkan bantuan karena cuaca buruk dan koneksi internet yang belum pulih.

Didorong agar bantuan cepat tersalur, Tri Rismaharini terhubung dengan Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek yang menawarkan pertolongan agar bantuan untuk korban bencana bisa cepat diterima masyarakat Alor.

Baca Juga: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Harap MPP Kendal Tambah Daya Tarik Investor

“Saat itu kemudian adalah Ketua DPRD (Alor) menyampaikan kami butuh bantuan, tapi tidak bisa (masuk). Beliau (Ketua DPRD) menawarkan, 'Bu, itu ada paket dari Dolog yang ibu bisa ganti',” kata Tri Rismaharini di Bandung, 2 Juni 2021.

Kementrian Sosial memastikan, petugas yang terdapat dalam video tersebut adalah pegawai Kemensos yang tengah menjalankan tugasnya secara resmi.

Terpisah, petugas Kementerian Sosial di Kabupaten Alor Mokhamad Alfian menyatakan keberadaannya di Kabupaten Alor untuk memastikan kebutuhan dasar korban bencana terpenuhi kebutuhannya.

Ia menyatakan, tidak terpengaruh dengan berbagai kondisi yang kurang menyenangkan.

Halaman:

Editor: Agung Tri Wibowo

Sumber: kemensos.go.id


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X